Kamis, 31 Oktober 2013

Garda buruh

Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) datang ke Grahadi dengan tertib
dan teratur.

Pantauan suarasurabaya.net, Kamis
(31/10/2013) siang, mereka datang seperti pasukan yang cukup terlatih. Di Barisan
pertama terdapat sekitar 50 massa berbaris rapi dengan kaos merah dan ikat
kepala bertuliskan "Garda Metal".
Mereka yang pertama ini layaknya penyapu ranjau dan jalan paling depan.
"Garda Metal" dalam istilah para buruh ini adalah pasukan keamanan di internal buruh sendiri.
Sedangkan setelah "Garda Metal" di barisan selanjutnya adalah mereka yang
membawa tiga poster besar. Poster pertama yang bertuliskan nama gerakan
mereka yaitu "Gerakan Rakyat Bersatu", selanjutnya ada dua poster lagi yang juga besar dan bertuliskan tututan mereka yaitu "Harga mati UMK Jatim 2014, 3 juta rupiah", serta "SBY-Boediono telah gagal mensejahterakan rakyat, tolak inpres no 9 tahun 2013, lawan politik upah murah!!!"
Tak hanya itu, di barisan berikutnya, juga ada spanduk berukuran besar berisi
empat tuntutan mereka yaitu "Tolak Inpres, naikkan UMK 2014 sebesar 50 persen,
jalankan jaminan kesehatan, serta hapus sistem outsourching".
Unjuk rasa kali ini sangat atraktif. Bahkan ada juga 17 buruh yang membawa huruf
berukuran besar yang jika disatukan bertuliskan "UMK 3 JUTA HARGA MATI".
Sebuah baleho raksasa berukuran sekitar 40 meter persegi juga mereka bawa untuk
menambah semarak unjuk rasa kali ini.
Di bagian belakang, ribuan buruh juga tampak membawa aneka bendera, poster
dan spanduk. "Kita harus tunjukkan massa buruh kini mulai terlatih, massa buruh siap untuk mengawal revolusi di negeri yang korup ini," kata Andik Peci, juru bicara aksi.

Soekarwo Temui Perwakilan Buruh
suarasurabaya.net - Setelah menggelar
berbagai orasi di depan Gedung Negara Grahadi, sebanyak 15 perwakilan buruh
akhirnya ditemui oleh Soekarwo, Gubernur Jawa Timur. Pertemuan dengan
Soekarwo, digelar tertutup di ruang depan Gedung Negara Grahadi.
Selain Soekarwo, dalam pertemuan ini juga tampak Edi Purwinarto, Asisten
Kesejahteraan Rakyat; serta Harry Soegiri, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi
dan Kependudukan. Sementara itu, sambil menunggu pertemuan berlangsung, ribuan buruh
lainnya masih terus menggelar orasi bergantian di depan Grahadi.
Meski terik mentari masih cukup menyengat, para buruh masih tampak bersemangat untuk meneriakkan berbagai tuntutan mereka. Mereka sesekali juga berjoget diiringi berbagai musik dari seperangkat sound sistem.
Dan hingga berita ini diturunkan, pertemuan tertutup antara Soekarwo dan
perwakilan buruh masih berlangsung. Sementara itu, gelombang buruh sendiri
juga terus berdatangan dan terakhir adalah buruh dari kawasan Ngoro, Mojokerto saat ini sudah tiba di depan Grahadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar